Berinvestasi Lewat Deposito


Berinvestasi dengan Deposito

Anda bingung menginvestasikan kelebihan uang? Salah satu jalan keluarnya adalah membuka deposito di bank. Uang yang disetorkan akan mendapatkan keuntungan berupa bunga, dengan persentase lebih tinggi daripada bunga tabungan. Namun, persentasenya biasanya lebih rendah dari bunga kredit. Sebaiknya, pilihlah produk deposito yang memiliki bunga tidak melebihi ketentuan maksimal yang ditetapkan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Deposito tidak sefleksibel tabungan dalam urusan pengambilan uang. Uang yang disimpan dalam deposito baru bisa dicairkan pada waktu tertentu yang disepakati. Pilihan jangka waktu yang ditetapkan berbeda tiap bank. Umumnya, deposan bisa memilih jangka waktu satu bulan, tiga bulan, enam bulan, hingga 12 bulan. Semakin lama jangka waktu yang dipilih, keuntungan bunga yang didapat juga semakin besar.

Ketika jangka tempo, deposan bisa mendapatkan kembali setorannya ditambah bunga. Untuk bunganya, biasanya disetorkan setiap bulan dalam jangka waktu deposito ke rekening lain milik deposan. Jika setoran tidak diambil pada akhir masa deposito, seringkali diterapkan sistem perpanjangan otomatis atau automatic roll over (ARO) dengan nilai setoran dan jangka waktu yang sama dengan pembukaan deposito sebelumnya.

Besaran uang yang disetor juga mesti mengikuti aturan yang ditetapkan tiap bank. Ada bank yang memberikan minimal setoran deposito sebesar Rp 1 juta. Tapi, di bank lain barangkali menetapkan minimal setoran deposito sebesar Rp 10 juta. Rata-rata, minimal setoran depoto berkisar pada angka Rp 8 juta sampai Rp 10 juta. Oleh karena itu, jika ingin menempatkan uang untuk deposito sebaiknya pahami dahulu ketentuan yang ditetapkan oleh bank yang Anda pilih.

Sebagai contoh, pada produk deposito dari BNI, menerapkan minimal setoran Rp 10 juta. Untuk jangka waktunya, deposan bisa memilih antara 1, 3, 6, 12, hingga 24 bulan. Deposan bisa memilih jangka waktu sesuai keinginannya.

Deposito di BNI bisa dibuka dengan beberapa pilhan mata uang. Selain dalam mata uang rupiah, bisa pula dipilih mata uang dollar AS, dollar Singapura, yen Jepang, dollar Hongkong, euro, dan poundsterling Inggris. Masing-masing memiliki batasan minimal setoran uang yang nilainya kurang lebih sama dengan Rp 10 juta.

Membuka rekening deposito cukup mudah. Dokumen yang mesti disertakan minimal identitas diri untuk nasabah perorangan. Langkah secara umum bisa dilakukan sebagai berikut:

  1. Deposan datang ke bank yang menjadi tempat tujuan pembukaan deposito.
  2. Mengisi formulir pembukaan deposito dan menunjukkan identitas diri, bisa berupa KTP, SIM, atau paspor.
  3. Menyetorkan uang dengan jumlah minimal seperti yang disyaratkan oleh bank.
     

Pada waktu jatuh tempo, uang hanya bisa dicairkan oleh orang yang namanya tertera dalam bilyet deposito berjangka, tidak bisa diwakilkan, maupun diperjualbelikan. Jika deposan mencairkan uangnya tidak saat jatuh tempo, maka akan mendapatkan biaya pinalti yang jumlahnya cukup besar. Pinalti bisa dibebankan pada nominal deposito atau pada bunga deposito.

Ikuti Dompet Pintar di Twitter:

Akun Twitter DompetPintar


Indonesia Destinasi Utama Investor UKM Malaysia

Indonesia Destinasi Utama Investor UKM Malaysia

Pelaku Usaha Kecil dan Menengah Malaysia melirik Indonesia sebagai lokasi pengembangan usaha karena memiliki potensi pertumbuhan yang besar.

Buletin

Ikuti buletin kami untuk mendapatkan diskon-diskon khusus, berita utama dan informasi tentang

Artikel-artikel Tentang Kredit, Keuangan dan Asuransi

Our articles categories

  • Kredit mini

    Kredit

    Dapatkan semua informasi tentang kredit di Indonesia
  • Keuangan mini

    Keuangan

    Temukan tips untuk berhemat di artikel kita tentang keuangan di Indonesia
  • Asuransi mini

    Asuransi

    Baca artikel - artikel kita tentang asuransi di Indonesia untuk mendapatkan informasi yang berguna
  • Gaya Hidup  mini

    Gaya Hidup 

    Temukan artikel yang menarik tentang gaya hidup di Indonesia

Partners

  • Citibank Cigna Mandiri Adira Insurance
  • AXA Allianz BCA